Partai Golkar memang kini sarat dengan kiprah para pengusaha. Sejak Jusuf Kalla naik menjadi Ketua Umum Golkar lima tahun lalu, praktis partai ini semakin disesaki politisi usahawan. Alias politisi yang berakar dari kalangan dunia usaha. Politik memang tak pernah bisa abai dengan uang. Apalagi kekuasaan. Di mana kekuasaan bersemayam, maka di situ pula uang akan [...]
Arsip untuk ‘Komunikasi Politik’ Kategori
Dua taipan TV berebut kursi beringin
Diposkan dalam Komunikasi Politik, Label Aburizal Bakrie, ANteve, Metro TV, Partai Golkar, Partai Pengusaha, Surya Paloh, TVOne pada Oktober 1, 2009 | 2 Komentar »
Pilpres 2009: memupus trauma kisah Ken Arok
Diposkan dalam Komunikasi Politik, Label Iklan-iklan politik, media cetak, Pilpres 2009, SBY - Boediono pada Juli 9, 2009 | 1 Komentar »
Siapa yang paling diuntungkan dari kesuksesan penyelenggaraan pemilu legislatif maupun pemilu presiden-wakil presiden 2009? Nomor satu adalah media..!!! Para pengamat politik boleh bicara bahwa keberhasilan melewati dua momen nasional itu adalah bukti dari kemenangan demokrasi. Itu memang betul. Tapi dari dimensi yang lain, saya melihat pesta demokrasi yang baru usai ini adalah bukti lain dari [...]
JK vs SBY adu klaim soal perdamaian Aceh
Diposkan dalam Komunikasi Politik, Label iklan politik, JK - Wiranto, Kampanye pilpres, Perjanjian Helsinki, Perjanjian RI - GAM, SBY - Boediono pada Juni 15, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kampanye pilpres memang jadi ajang yang sah untuk unjuk gigi dan menampilkan pelbagai klaim jasa dari para kandidat. Itu pula yang kini sedang terjadi diantara kubu JK – Wiranto dan SBY – Boediono. JK, dalam kampanye di Aceh akhir pekan lalu, Sabtu (13/6), mengklaim jika dirinya yang menandatangani piagam perjanjian perdamaian Helsinki antara pemerintah RI [...]
Banjarmasin – Bali – Lombok: merangkai pemilu damai…
Diposkan dalam Komunikasi Politik pada Maret 13, 2009 | 1 Komentar »
Siapa bilang pemilu itu menakutkan??? Siapa bilang pemilu selalu harus disertai kerusuhan? Siapa bilang pula pemilu harus berakhir tragis dan berdarah-darah? Gambaran-gambaran serba horor dan terkesan meneror itu masih saja membayangi banyak warga negara republik ini. Sekurangnya, saya merekam situasi kecemasan mereka kala berbicara tentang pemilu dan peran media di tiga kota minggu lalu: Banjarmasin [...]


